Meningkatnya penggunaan media sosial dan internet oleh pelajar juga membawa tantangan baru, yaitu penyebaran hoaks dan perundungan siber (cyberbullying). Menanggapi isu ini, berbagai sekolah dan lembaga non-pemerintah secara aktif meluncurkan program-program literasi digital.
Kampanye ini biasanya melibatkan workshop dan seminar yang mengajarkan siswa cara memverifikasi informasi, mengenali ciri-ciri hoaks, serta etika berinteraksi di dunia maya. Tujuannya adalah tidak hanya membuat siswa menjadi pengguna internet yang cerdas, tetapi juga bertanggung jawab dan empatik, sehingga dapat mengurangi kasus perundungan siber yang marak terjadi. Program ini sering kali melibatkan kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan lembaga terkait lainnya.

Beri Komentar